Ads

Loading...

Tuesday, March 15, 2016

Melawan Gosip di Kantor Septo Indarto

Melawan Gosip di Kantor Septo Indarto Gosip di kantor sering muncul tanpa diketahui penyebabnya, masalah-masalah yang digosipkan muncul dan bervariasi. Mulai dari gosip mengenai lingkungan kerja, kebiasaan seseorang sampai hubungan cinta. Ini adalah fakta yang kita hadapi sehari-hari, kadang-kadang kita malas untuk menanggapinya karena akan membuat kita stress dan menjadi beban pikiran kita sehingga menyebabkan produktivitas kerja kita menjadi turun. Gosip memang seperti virus yang dapat menyebar dengan cepat tanpa diketahui dengan jelas sumbernya. Karena setiap orang tidak akan pernah akan mengakui bahwa dia adalah pembuat gosip, gosip dalam jangka panjang jika tidak diselesaikan akan menyebabkan masalah menjadi besar dan akan menjadi konflik yang panjang sehingga menciptakan konflik dalam lingkungan kerja. Apa yang kita harus lakukan ketika gosip menimpa diri kita? Hal yang paling sederhana adalah kita harus mengetahui hal apa yang digosipkan mengenai diri kita, jika kita mengetahui hal ini tidak benar kita bisa membantah semua gosip itu, melalui tindakan bahwa yang digosipkan adalah hal yang sama sekali tidak benar, karena gosip juga merupakan salah satu unsur politik kantor yang ditujukkan untuk menjatuhkan diri orang lain karena merasa kalah dalam persaingan dalam produktivitas. Hal yang paling penting jika kita merasa kita tidak mampu menyelesaikan gosip tersebut, lebih baik kita bicara secara personal dengan atasan kita mengenai gosip yang berkembang di lingkungan kerja, ini penting karena menyangkut produktivitas kita dalam jangka panjang dan juga reputasi. Gosip adalah hal yang merusak, sayangnya banyak sekali orang yang percaya dengan gosip. Gosip dapat menyebabkan team work bekerja tidak sesuai dengan harapan, karena akan menciptakan konflik baru dan juga sikap curiga satu sama lain. Mari kita ciptakan budaya kerja yang sehat.

Pentingnya Melatih Staf Anda dalam Memahami Konsumen Oleh Septo Indarto

Pentingnya Melatih Staf Anda dalam Memahami Konsumen Oleh Septo Indarto Sebelum mereka bekerja di perusahaan Anda sebagai staf dalam divisi pelayanan kepada konsumen, maka perusahaan mempunyai kewajiban untuk melatih para karyawan untuk memahami tugas mereka sebaik mungkin dan melaksanakannya sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan tujuan yaitu dapat melayani konsumen dengan baik. Seorang staf yang bekerja di departemen pelayanan harus mampu selalu membantu, bersikap sopan, dan mempunyai pengetahuan yang cukup untuk membuat setiap orang merasa puas atas pelayanan yang diberikan oleh mereka, mereka harus belajar bagaimana bersikap, berbicara, dan mendengarkan apa yang konsumen inginkan. Karena mereka akan mengatakan saya telah membayar oleh karena itu ini adalah hak saya untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik dan perusahaan yang saya bayar untuk memakai jasa mereka harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada saya. Ini kelihatannya sepele, tetapi ketika melakukannya dalam pekerjaan tidaklah mudah untuk diterapkan, karena kita berhadapan dengan setiap individu yang mempunyai latar belakang yang berbeda, kebiasaan yang berbeda, dan kemauan yang berbeda. Pelatihan di Departemen Pelayanan harus dilakukan secara teratur, para staf harus diajarkan juga mengenai psikologi untuk memahami karakter seseorang, ini membutuhkan waktu karena dalam praktek ditempat kerja mereka akan menemui ribuan orang tetapi itu adalah hal yang bagus untuk mengetahui skill mereka, apakah mereka mampu atau tidak untuk memahami keinginan setiap orang dari latar belakang yang berbeda, jika mereka mampu ini akan membawa dampak yang positif bagi perusahaan, karena perusahaan telah memberikan pelayanan yang terbaik untuk klien/konsumen mereka. Biasanya konsumen selalu menceritakan mengenai kepuasan yang didapat ketika mereka benara-benar merasakan apa yang mereka inginkan sudah terpenuhi semuanya, dan itu bisa menjadi sebuah promosi yang luar biasa ketika mereka menceritakan kepada teman mereka, keluarga mereka dan komunitas mereka. Mendengarkan pelanggan Anda adalah hal yang biasa dilakukan oleh staf dari departemen pelayanan, mendengarkan membutuhkan pengertian, mendengarkan membutuhkan kesabaran, mendengarkan membutuhkan perhatian. Anda pernah bertemu seorang agen asuransi yang selalu mendengarkan apa yang Anda inginkan dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Mereka bekerja sebagai marketing tetapi mereka bekerja juga sebagai seorang pelayan bagi Anda, supaya produk yang ditawarkan sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Mereka telah bertemu dengan banyak orang dalam menawarkan produk mereka, mereka begitu sabar dan perhatian mendengarkan keinginan Anda dan membantu dengan pengetahuan yang mereka kuasai untuk supaya Anda paham. Hal terbaik yang dilakukan adalah ketika kita menjelaskan tentang produk-produk yang diinginkan oleh konsumen, kita harus menjelaskan dengan detail tetapi tidak terlalu panjang durasinya, cukup lima menit, kemudian kita bisa bertanya kepada mereka Apakah ada yang harus dijelaskan kembali? Oleh karena itu staf dari departemen pelayanan harus terus melatih cara mereka berbicara, ini sangat penting, karena kemampuan berkomunikasi yang baik adalah salah satu suksesnya kunci pelayanan kita kepada konsumen. Staf di departemen pelayanan juga bukan hanya menangani complain dari para klien/konsumen mereka juga berfungsi sebagai seorang marketing yang membatu para marketer, hanya saja mereka bekerja dibelakang meja, sedangkan marketer bekerja dilapangan dan bertemu dengan banyak orang.

Friday, March 11, 2016

Manajer dan Strategi Pemasaran (Septo Indarto)

Manajer dan Strategi Pemasaran (Septo Indarto) Menjadi seorang manajer juga harus mempunyai visi mengenai strategi pemasaran. Strategi pemasaran yang tepat akan membawa perusahaan bukan hanya berhasil mendapatkan laba tetapi juga terus eksis dalam persaingan bisnis. Yang harus diingat oleh para manejer bahwa persaingan bisnis dari waktu ke waktu akan semakin sengit bahkan strategi pemasaran akan lebih mengarah kepada Mortal Combat. Oleh karena itu visi mengenai strategi pemasaran bukan hanya dilimpahkan kepada Departemen Pemasaran tetapi kepada seluruh departemen. Sebuah ide cemerlang dalam suatu bisnis adalah hal yang paling mutlak dan sangat penting. Tanpa sebuah ide yang cemerlang dalam sebuah bisnis berarti perusahaan hidup tanpa nyawa. Tapi kadang kala ada hal yang menyebalkan, ketika sebuah perusahaan sukses dalam strategi marketing maka para pesaing kita tanpa malu-malu mencontek apa yang telah kita lakukan. Tapi hal itu tidak masalah karena orang akan mengenal kita sebagai seorang pionir dalam menjalankan strategi marketing yang sukses. Air Asia adalah salah satu perusahaan maskapai penerbangan terbaik. Ketika perusahaan ini memulai menjual tiket murah kepada para penumpang. Awalnya dipandang aneh dan sebelah mata oleh para pesaingnya mengingat Air Asia adalah maskapai penerbangan yang baru. Tapi Air Asia tidak peduli dan tetap fokus pada bisnis penerbangan murah. Tiga sampai tiga tahun pemakai jasa penerbangan banyak yang memilih Air Asia. Tapi pada akhirnya pesaing Air Asia yang menganggapnya aneh mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Air Asia. Akhirnya hampir semua maskapai penerbangan menurunkan harga tarif tiket untuk bisa bersaing satu sama lainnya. Yang terjadi adalah perang harga tiket murah. Tapi semua oarng akan selalu ingat bahwa Air Asia adalah pionir dalam penyediaan harga tiket murah kepada para penumpang pesawat sedangkan para pesainngnnya dikenal sebagai perusahaan pengekor Air Asia, Strategi marketing juga harus selalu di Up Grade setiap saat untuk membaca arah tren pemasaran dimasa yang akan datang. Tentunnya Anda sebagai seorang manajer harus mempunyai pandangan atau visi yang jauh ke depan yang disertai analisa yang kuat. Karyawan Anda juga harus terus dilibatkan dalam diskusi siapa tahu mereka juga mempunyai ide-ide yang brilian. Ingat karyawan yang berkualitas serta mempunyai visi yang jauh ke depan adalah harta yang tidak ternilai. Karyawan yang dilibatkan dalam merumuskan visi dan startegi pemasaran akan merasa dihargai. Tentunya mereka sebagai karyawan ditempat Anda bekerja akan merasa puas dengan perlakuan Anda sebagai manejer terhadap mereka. Bill Mariot Jr mengatakan bahwa, jika ia telah berhasil memuaskan karyawannya, mereka akan memuaskan pelanggan yang datang ke Hotel Marriot. Jika hal itu bisa dijalankan dengan baik oleh seorang manejer maka para pelanggan atau tamu yang pernah datang atau menginap di Hotel Marriot maka mereka akan kembali ke hotel-hotel Marriot, dan para pemegang saham akan memperoleh keuntungan. Anda tentu saja pernah mendengar Jack Welch, CEO yang berhasil memimpin General Electric. Dia menciptakan program Work-Out, di mana para kepala divisi mendengarkan gagasan, keluhan, dan usulan-usulan karyawan mereka. Kemudian, mereka mendatangi karyawannya kembali sambil membawa jawaban. Ini adalah sebuah startegi yang jitu karena bisa menciptakan komunikasi dua arah. Karyawan dapat menilai kinerja bosnya dalam bidang-bidang utama kepemimpinan dan manejemen. Disini Anda sebagai manejer diuji kredibilitas leadership serta visi dan misi Anda sebagai seorang manejer. Anda sebagai manejer di uji, apakah Anda berhasil sebagai seorang manejer bekerjasama dengan Tim Anda (Yaitu para karyawan). Seorang manajer juga harus setiap saat memberikan informasi pasar kepada karyawannya yang bekerja di bidang manufaktur, keuangan dan departemen operasional. Karena biasanya dibidang tersebut karyawannya bekerja di dalam ruangan dan tugas mereka adalah rutin. Mereka, para karyawan tidak bisa melihat kapan perusahaan melakukan aktifitas bisnis yang tidak sejalan lagi dengan keadaan pasar yang sedang berubah dengan cepat. Tentu hal ini sangat kontras dengan mereka para karyawan yang bekerja di bidang marketing dan bekerja di luar kantor sering berhubungan dengan para konsumen. Bagaimana solusinya? Manajer juga harus tahu banyak tentang konsep marketing karena itu merupakan kebutuhan yang mutlak. Manajer harus mempunyai inisiatif dengan mengadakan survei pasar mengenai keinginan para konsumen yang di bantu oleh karyawannya dari departemen marketing. Data informasi yang di dapat dari hasil survei pasar tadi harus langsung di distribusikan ke seluruh departemen. Oleh karena itu seorang manejer seperti seorang kapten kapal dibutuhkan inisiatif agar kapalnya tetap berlayar. Nintendo sebagai sebuah perusahaan video games yang besar telah melakukannya dengan baik sebagai sebuah kerjasama tim antara manejer dan karyawan. Alasan pertama, Nintendo Wii yang diluncurkan pertengahan 2006 mendapat respon yang baik dari para pencinta video games. Karena menawarkan sebuah gaya permainan video games dimensi baru, yaitu dengan joystick control getar di mana seorang pemain video games sedang berhadapan nyata dengan alam virtual. Kedua, harga yang ditawarkan hanya U$ 250, sangat murah. Ketika Nintendo juga berhasil mendapatkan pelanggan baru yaitu orang tua dan wanita karir. Bahkan dengan bermain Games Sport, bisa menurunkan berat badan. Apa yang dilakukan oleh Nintendo adalah sebuah revolusi teknologi yang dipersiapkan dengan strategi pemasaran yang sangat hebat. Pertama Nintendo mampu membaca arah perkembangan teknologi video games bahwa konsumen memerlukan sebuah permainan video games yang memerlukan pengalaman yang berbeda. Kedua Nintendo menjual produk Nintendo Wii dengan harga yang terjangkau sebesar US$ 250. Ketiga Nintendo mampu menarik konsumen Non-video games baru, yaitu orang tua dan wanita karir, mereka menganggap bahwa Nintendo Wii adalah hiburan yang berkualitas untuk keluarga. Nintendo mempunyai pandangan pemasaran yang sangat luas, bisa melihat tren apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, Nintendo telah melakukan sebuah riset yang panjang mengenai Video Games dan berusaha memperkuat strategi pemasaran yang kuat karena sebelumnya mereka sama sekali tidak diperhitungkan walaupun pernah berjaya. Para manajer juga harus mempunayi cara berpikir dari luar ke dalam. Para manajer harus memulainya dengan kebutuhan pasar dan bukan kebutuhan organisasi. Seperti yang dikatan Peter Drucker bahwa produk dan jasa yang hebat dirancang di pasar artinya pelanggan atu konsumen merupakan orang yang pertama yang mengungkapkan kebutuhan-kebutuhannya dan membantu perusahaan merumuskan solusinya mengenai apa yang dinginkan oleh para pelanggan atau konsumen. Survei pasar adalah data yang dapat digunakan untuk membuat indikator-indikator produk seperti apa yang dinginkan oleh konsumen. Oleh karena itu tugas utama para manajer adalah me-mindset setiap karyawan bahwa pelanggan adalah fokus utama yang mereka perhatikan. Tanpa pelanggan sebuah perusahaan tidak dapat melakukan kegiatan bisnis. Pelangganlah yang secara tidak langsung membayar para karyawan dari hasil penjualan produk. Peran manajer untuk selalu mengingatkan mengenai hal ini kepada para karyawan adalah sebuah kebutuhan yang mutlak. Jadi setiap departemen juga harus mengetahui bagaimana masing-masing kelompok dan individu di perusahaan mempengaruhi kepuasan pelanggan dan Anda sebagai seorang manajer itu adalah tugas Anda. Anda sebagai seorang manejer juga harus mengatakan kepada para karyawan bahwa semua biaya apa saja yang akan dipikul perusahaan apabila kehilangan satu pelanggan. Jadi Anda sebagai seorang manajer jangan menganggap remeh dan berpikir tidak apa-apa hanya kehilangan satu pelanggan saja karena masih banyak pelanggan yang setia membeli produk kita, buang jauh-jauh anggapan seperti itu karena akan membuat Anda berhenti membuat hal yang terbaik untuk kepuasan pelanggan dan itu akan terasa di kemudian hari, ketika tren produk berubah dan Anda tidak siap untuk menghadapinya. Sebagai manajer Anda harus terus memantau Empat P, yaitu Product (Produk), Price (Harga), Place (Tempat), dan Promotion (Promosi). Product (Produk) harus dipertahankan kualitasnya, karena hanya produk yang mempunyai kulitas terbaik yang selalu di ingat oleh para konsumen. Price (Harga), jualan produk sesuai dengan kualitas yang diberikan kepada produk yang di jual, harga mahal atau murah bukanlah suatu patokan. Karena jika kita menjual produk dengan harga murah tapi kualitasnya jelek maka produk yang Anda jual akan mengecewakan konsumen. Place (Tempat), jika kita membuka sebuah toko maka masalah tempat merupakan hal yang harus dicermati. Jika kita mendapatkan tempat di kawasan strategis dan di lalui oleh banyak orang itu merupakan hal yang penting walaupun kadang kala harga sewanya mahal karena lebih banyak pelanggan yang datang ke toko kita. Promotion (Promosi), kita sebagai seorang manajer bekerja sama dengan Departemen Marketing harus menyiapkan strategi promosi yang tepat. Kita bisa melakukan promosi melalui Media Massa, TV, Internet dan Bill Board. Yang terpenting dari promosi adalah produk yang kita jual dapat segera dikenal konsumen dan diharapkan konsumen mau membeli produk yang kita tawarkan. Product (Produk), kita bisa belajar dari pengalaman perusahaan-perusahaan Jerman. Mereka sangat memperhatikan kualitas produk yang ditawarkan kepada konsumen. Pabrik-pabrik mobil di Jerman sangat ketat dalam mempertahankan kualitas produk mobilnya. Kita bisa lihat mobil merek VW, BMW, Mercedes-Benz, Audi, Porsche mempunayi kualitas yang bagus dan setara satu sama lainnya. Para konsumen mobil sangat senang dan bangga mempunayi mobil-mobil buatan Jerman. Price (Harga). Kadang akala Anda sebagai seorang manejer bingung untuk mematok harga yang sesuai untuk produk yang Anda jual, kalau harganya mahal maka Anda merasa khawatir hanya sedikit oarng yang hanya mau membelinya. Padahal asumsi itu salah. Jika produk yang Anda jual sangat bagus dan kualitasnya cukup bagus dan konsumen merasa puas menggunakan produk Anda tidak ada salahnya Anda mematok harga yang sesuai dengan kualitas yang Anda tawarkan kepada konsumen. Mobil BMW di jual kepada konsumen dengan harga yang mahal bagi kebanyakan orang tapi toh banyak juga yang membelinya karena bagi mereka yang mampu membeli mobil BMW, mereka tidak hanya sekedar membeli sebuah mobil tetapi juga membeli kualitas, kenyamanan dan kemewahan. Place (Tempat). Anda tentu tahu Hotel Hyatt, kenapa letak bangunan hotelnya selalu di pojok dan peremapatan lalu lintas, saya baru mengetahui setelah mengamati dalam jangka waktu yang cukup lama, bahwa tempat di pojok dan diperempatan jalan adalah tempat yang ideal. Karena ketika lampu merah menyala semua mobil berhenti dan tentunya melihat Hotel Hyatt dan itu merupakan promosi fisik yang gratis. Promotion (Promosi), Microsoft adalah salah satu perusahaan yang rajin berpromosi baik melalui media TV dan Internet ketika pertama kali mempromosikan Video Games X-box. Karena selama ini masyarakat sudah mempunyai citra bahwa Microsoft adalah perusahaan yang membuat piranti lunak (Software) Windows sebagai sistem operasi komputer. Bill Gates sebagai sang manejer ingin memberi tahu bahwa Microsoft juga ahli dalam permainan kompuetr dan siap menantang rivalnya Sony dan Nintendo. Sebenarnya untuk permainan komputer. Microsoft telah merilisnya sudah lama tetapi melalui piranti lunak, sebut saja Game Age Empire dan Hover adalah produk game Microsoft yang sukses di pasaran. Tapi para manajer juga harus terus merancang konsep model-model pemasaran yang baru. Anda sebagai manejer tidak boleh berhenti untuk membuat konsep-konsep pemasaran yang baru karena ini adalah tugas dan tanggung jawab Anda sebagai manajer. Karena Anda dan tim Anda selalu dalam keadaan bertempur dan harus banyak melakukan variasi strategi untuk memenangkan persaingan. Oleh karena itu konsep-konsep mengenai model pemasaran yang baru harus melihat kebutuhan apa yang diinginkan oleh pelanggan kita. Ingat kita tidak boleh menjual sebuah produk yang tidak dibutuhkan oleh para pelanggan karena hasilnya mubazir dan jangan lakukan hal itu karena itu adalah tindakan yang bodoh. Karena sekarang ini para manajer mempunyai pikiran dengan adanya modal dalam jumlah yang besar kita bisa mempengaruhi konsumen untuk membeli produk kita, walaupun sebenarnya mereka sama sekali tidak membutuhkannya. Akhirnya banyak perusahaan menginginkan para tenaga marketing menjual produk-produknya, apakah produk yang di jual dibutuhkan oleh konsumen? Ini adalah tindakan yang salah dan makin banyak para manejer menyalahkan para tenaga marketingnya karena gagal menjual produk dan mencapai target yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Pemasaran Sony PS 3 adalah contoh kasus paling fatal karena penjualannya anjlok. Setelah sukses dengan PS 2 Sony yakin bisa menjual produk yang disesuaikan kritria Sony sendiri. PS 3 dilengkapi pemutar DVD Blue Ray dengan prosesor High Quality Grapich technology dan di jual dengan harga diatas U$ 500, sebelum peluncuran Sony yakin PS 3 dalam waktu singkat bisa cepat terjual. Perhitungannya meleset, penjualan PS 3 lesu, konsumen menganggap harga yang ditawarkan terlalu tinggi dan belum banyak piranti-piranti lunak yang mendukungnya (Film Games-nya masih terlalu sedikit). Untuk membeli cakram DVD teknologi Blue Ray masih sangat sedikit jumlahnya. Sehingga konsumen merasa rugi jika membeli PS 3 pada saat ini. Para manajer harus mengikuti sistem pemasaran yang benar dan mengerti dengan benar konsep pemasaran yang benar. Karena inti pemasaran adalah pertukaran nilai secara sukarela dan sama-sama menguntungkan. Menurut Philiph Kotler pembeli itu bisa seorang konsumen, karyawan, investor, atau penyandang dana. Kedua belah pihak dalam setiap transaksi harus merasa mereka memperoleh lebih banyak dari pada yang mereka serahkan. Kecuali organisasi tersebut memahami pemeblinya dengan cukup baik untuk menawarkan nilai yang dimengerti dengan jelas, tidak ada alasan untuk tukar-menukar. Oleh karena sebagai manejer Anda harus mengubah Mindset mengenai cara pemasaran yang benar kepada karyawan. Orientasi Anda adalah pelanggan dan produk yang Anda buat adalah solusinya. Ketika perusahaan Anda memasang iklan untuk menjual produk yang diinginkan pelanggan maka iklan tersebut efektif dan tidak sia-sia. Anggaran untuk pemasangan iklan yang dilakukan oleh perusahaan tidak terbuang dengan percuma. Maka Anda dan tim Anda bekerja dengan cara yang luar biasa, mencapai target, mendapatkan keuntungan laba yang besar. Perusahaan Asuransi Jiwa, Prudential Plc dari Inggris, adalah perusahaan yang menjual produk Asuransi Jiwa yang sesuai dengan keinginan nasabah di dalam produknya yang disebut Unit-Link. Perusahaan yang berdiri sejak 1848, sukses menjalankan sisitem marketingnya dan Agen Prudential sebagai tenaga pemasar Asuransi Prudential bisa memimplementasikan strategi yang dibuat oleh perusahaan di lapangan. Para Agen prudential ketika bertemu dengan calon nasabah, mereka mendengarkan terlebih dahulu apa yang diinginkan oleh calon nasabah dalam hidupnya, seperti uang pensiun yang cukup, dana perawatan kesehatan di hari tua. Baru setelah itu para Agen Prudential menawarkan produk Asuransi Jiwa yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabahnya. Apakah Anda tahu bahwa keberhasilan Lou Gerstner dalam menghidupkan kembali kejayaan IBM adalah karena dia menghabiskan 30 persen waktunya untuk menemui pelanggan. Jack Welch ketika memimpin General Electric juga mengakui pentingnya melakukan penjualan dari puncak. Dia dengan berani mengubah jabatan masing-masing kepala divisi utama dari wakil presiden menjadi CEO, GE kini memiliki 13 CEO untuk melakukan kunjungan kepada eksekutif-eksekutif senior perusahaan pelanggan. Welch, secara pribadi melakukan kunjungan kepada lebih dari 100 pelanggan utama GE setiap tahunnya. Ia melibatkan ribuan manajer dalam pekerjaannya, merumuskan tujuan dan harapan perusahaan, dan menjelaskan bahwa sebagaian tugas manajer adalah mengenali dan memanfaatkan peluang-peluang pasar. Apa yang dilakukan Welch bukan hanya merupakan kepemimpinan yang hebat, tetapi juga merupakan pemasar yang hebat. Ingat Jack Welch adalah salah satu legenda bisnis yang sangat disegani. Apakah seorang manajer harus mampu membaca apa yang akan terjadi di masa yang akan datang dan antisipasinya harus melalui konsep apa? Ini adalah pekerjaan rumah untuk Anda sebagai seorang manajer. Anda harus me-review kembali visi dan misi perusahaan jika dirasakan tidak cocok lagi untuk mengikuti perkembangan jaman. Anda harus menciptakan tim Anda yang baru jika Anda telah berpikir secara matang bahwa tim Anda yang sekarang tidak mampu menjalankan tugasnya untuk menghadapi persaingan-persaingan yang akan terjadi di masa yang akan datang. Masa depan adalah jika Anda merasa yakin dapat bersaing tetapi masa depan juga adalah ancaman ketika Anda tidak yakin dapat bersaing. Masa depan adalah waktu yang relatif pendek dan ditandai dengan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi kepentingan umat manusia. Seorang manajer yang baik adalah orang yang mampu mengantisipasi masa depan. Seorang manajer harus membuat konsep pemasaran yang cerdas untuk terus dapat bersaing di masa yang akan datang. Beri ruang berpikir yang lebar bagi tim Anda untuk melakukan inovasi. Karena inovasi adalah senjata utama untuk melakukan inovasi. Karena inovasi adalah senjata utama untuk memenangkan persaingan. Tanpa inovasi kehidupan umat manusia tidak akan maju. Philiph Kotler membuat klasifikasi keadaan masa depan yang akan terjadi disekeliling kita. 1. Penuaan dramatis masyarakat industri dan kebutuhan yang makin tinggi akan pemeliharaan kesehatan, jasa keuangan, program perumahan alternatif, dan jasa-jasa pribadi lainnya. Namun, perlu diingat bahwa penduduk kita yang lebih tua akan sangat berbeda sifatnya, bukan hanya besarnya, dari generasi-generasi masa lalu. Sikap orang-orang yang kini telah berusia 55 tahun ke atas tetap tampak lebih dekat dengan sikap orang-orang yang berusia 35 hingga 40 tahun, daripada dengan sikap orang tua mereka pada usia yang sama, sama seperti masa mudanya, pada masa tuanya kelompok Baby Boomer (orang yang lahir tahun 1940-an dan 1950-an) akan berbeda dari setiap kelompok sebelum mereka. 2. Segmentasi penduduk yang makin besar menjadi kelompok berpenghasilan tinggi dan berpenghasilan rendah, dengan kelas menengah yang tadinya sangat kokoh, makin menciut jumlahnya. Perushaan-perusahaan makin perlu mengarahkan penawarannya kepada konsumen kaya yang menuntut kualitas terbaik dan layanan khusus atau kepada orang-orang yang menuntut produk dan jasa tanpa embel-embel dengan harga yang serendah mungkin. 3. Permintaan konsumen akan hiburan dan pengaruhnya terhadap perjalanan, eceran, bahkan museum, sekolah, dan perpustakaan, yang kini mencoba menciptakan pengalaman yang akan menarik pelanggan-pelanggan baru. Organisasi-organisasi harus belajar menyediakan suatu tempat tujuan atau acara, bukan hanya tempat bisnsis atau jasa. 4. Harapan semua pelanggan yang makin meningkat terhadap kualitas harga, dan layanan yang terbaik. Bahkan pada lapisan pasar yang paling bawah pun, konsumen mengharapkan tingkat kualitas, layanan, atau kenyamanan yang mendasar. Kuncinya adalah merancang setiap produk atau jasa untuk memenuhi permintaan harga dan kualitas kelompok sasaran tertentu. (Dikutip dari Buku On High-Performance Organization, Copyright@2002 by the Peter Drucker Foundation for nonprofit management, 320 Park Avenue, New York, New York 1022). Jim Goodnight, Chief Executive perusahaan Software Amerika Serikat pada World Economic Forum (WEF) on East Asia, di Singapura (25 Juni 2007, AFP) mengatakan: Saya berulang kali mengatakan, kita tidak lagi berada di jaman perang dingin, saat dunia berlomba memperkuat tentara. Saat ini, perlombaan yang terjadi ada di bidang pemikiran. Negara mana pun, di kawasan mana pun, yang mampu menciptakan pemikiran terbesar pada akhirnya akan mendominasi dunia. Lebih lanjut dia menegaskan inovasi biasanya datang dari negara-negara yang memiliki yang memiliki tenaga kerja sangat berpendidikan. Apa yang dikatakan Jom Goodnight, setiap negara berlomba di bidang pemikiran adalah betul. Kita saat ini hidup di jaman teknologi informasi yang sangat maju akibatnya dunia pemikiran tumbuh secara luar biasa. Hal ini juga berdampak kepada dunia bisnis. Dunia bisnis akan berkembang sangat cepat akibat pemikiran di bidang bisnis berkembang sangat cepat. Anda sebagai seorang manejer harus mengantisipasi hal itu, satu-satunya jalan untuk tetap eksis adalah Anda sebagai manajer jangan pernah berhenti belajar. Kalau bisa Anda kembali lagi ke kampus untuk me-refresh intelektual Anda untuk belajar ilmu-ilmu bisnis yang baru. Jika Anda tidak melakukan hal itu, Anda sebagai manejer sangat sulit untuk menciptakan inovasi pemikiran bisnis yang ditandai dengan ide-ide baru yang Anda hasilkan. Negara-negara Eropa dan Amerika mempunyai manajer-manajer yang hebat dalam inovasi, hampir setiap saat inovasi dihasilkan oleh para manejer baik di Eropa dan di Amerika. Bagaimana dengan para manejer di Asia. Menurut survei yang dilakukan oleh World Economic Forum (WEF) mengenai daya saing hanya dua negara di Asia, yaitu Singapura dan Jepang yang berhasil masuk daftar 10 negara besar. Ini merupakan cambuk untuk para manejer di Asia untuk terus meningkatkan budaya inovasi jika ingin menjadi pesaing bagi pemain global. Sedangkan untuk negara China dan India budaya inovasi sedang dalam tahap perkembangan yang luar biasa. Chairman perusahaan teknologi China Neusoft Liu Jiren mengatakan, tantangan China saat ini adalah mengembangkan budaya inovasi terhadap besarnya potensi dari enam juta lulusan sekolah setiap tahunnya. Pemerintah China telah membuat sejumlah proyek untuk menopang kegiatan riset dan pengembangan. Namun, China masih membutuhkan arah dan rencana pengembangan inovasi tidak hanya mengenai teknologi, tapi juga pola pikir. Di samping itu, kami perlu menemukan model-model baru, dia berkomentar. Menurut Liu, negara-negara seperti China dan India perlu memperpendek periode inovasi jika ingin menyamai Amerika Serikat dan Eropa. China juga harus membebaskan diri dari sejumlah kebiasaan yang merupakan warisan sejarah masa lalu. Dalam hal ini, dia menyarankan China tidak melakukan bisnis dengan Jepang yang pernah menginvasi China pada Perang Dunia II. Ketua Dewan Pembangunan Singapura Lim Siong Guan, menyatakan kunci sukses Singapura adalah kemampuan untuk berinovasi. Dengan biaya buruh dan lahan yang lebih mahal ketimbang tetangganya, Singapura harus mencari cara agar menjadi kompetitif dalam menarik investasi asing. Persaingan adalah kenyataan hidup, jadi kami harus berhati-hati terhadap segala sesuatu yang tengah terjadi dan keuntungan apa yang bisa diambil. (AFP, 25 Juni 2007 disadur oleh Harian Sindo, 26 Juni 2007). China, dikenal sebagai Negeri Naga (Dragon). Akhir-akhir ini atau tepatnya masa sepuluh tahun terakhir ini terus menjadi perhatian dunia. Banyak orang mengatakan bahwa dunia bisnis saat ini dikuasai oleh bangsa China. China saat ini tidak dikenal lagi sebagai negara produsen barang-barang kualitas rendah dengan harga murah. Sejak Deng Xioping membuka pintu ekonomi era tahun 1990-an. Industri-industri China banyak mengalami modernisasi dan kebangkitan. Saat ini China telah naik statusnya yaitu sebagai produsen yang menjual dengan harga murah dengan kualitas tinggi. Sekarang ini banyak perusahaan China yang sudah berhasil berkiprah dalam tataran kapitalis global. Betulkah perusahaan China sudah begitu menakutkan bagi para pesaingnya? Dalam tataran kapitalis global, contohnya perusahaan komputer yang sudah tidak asing lagi di telinga kita Lenovo berhasil membeli 82 persen saham IBM dengan transaksi senilai 1, 75 miliar Dollar AS. Berita pembelian IBM oleh Lenovo segera menjadi Headline News bagi Media Massa Bisnis. Dan orang pun banyak yang bertanya bagaimana mungkin sebuah perusahaan raksasa seperti IBM bisa diakuisisi oleh perusahaan Lenovo yang baru dikenal. Apakah itu sebuah mimpi? Tentu bukan. Ini adalah sebuah hal nyata. Perusahaan-perusahaan China telah mengubah strategi bisnis mereka, saat ini banyak perusahaan-perusahaan China yang mempunyai kemudahan akses terhadap tenaga-tenaga berbakat dari semua tingkatan keahlian dengan biaya murah dan mereka adalah lulusan perguruan tinggi. Saat ini China berhasil mencetak insinyur sebesar 400.000 orang per tahun. Mereka segera terserap di pasar tenaga kerja karena perusahaan-perusahaan besar sangat membutuhkan tenaga keahlian mereka. Selain itu perusahaan China bisa menikmati akses pada aset pemerintah dan kekayaan intelektual tanpa harus membayar penuh sesuai harga pasar layaknya bila aset tersebut diperdagangkan di pasar global. Orang China itu punya kebiasaan (Culture) untuk belajar dari orang-orang sukses sebelumnya dan mereka tidak merasa malu dan tabu untuk mengkombinasikan kekuatan bisnis yang mereka anggap baik tanpa memperdulikan apakah ini sesuai dengan ideologi yang dianutnya. Yin Tongyao CEO dari Chery Automobile mempunyai slogan: Learn cost control from the Japanese, Craziness from the Koreans, keen pursuit of technolgy from the Germans, and Market maneuvers from the Americans. Hal itu merupakan bukti bahwa orang China memang mempunyai budaya untuk belajar dan itu semua diterapkan secara konsisten. China berhasil membuat sebuah Global Knowledge Economy. Menciptakan sebuah cara baru yaitu cara China. Mereka menanganinya melalui proses pembelajaran dan media system komunikasi dan teknologi informasi. Kemajuan dan pertumbuhan teknologi informasi yang luar biasa merupakan nilai plus. Untuk sistem pembelajaran, perusahaan China tidak segan untuk merekrut tenaga ahli dari luar negeri untuk mencipatakan inovasi. Perusahaan-perusahaan China tidak segan-segan untuk memperkejakan konsultant, tenaga ahli teknik, ahli pemasaran, agen periklanan dari seluruh dunia untuk memperkuat dan mengisi kesenjangan kapabilitas untuk eksis dalam percaturan bisnis global. Strategi marketing perusahaan-perusahaan China adalah berhasil mengkombinasikan strategi inovasi keuangan dalam tiga kriteria. Pertama, kemampuan perusahaan China menyajikan produk dengan kandungan teknologi, tetapi dengan biaya murah. Kedua, perusahaan China mampu menawarkan pilihan produk yang sangat beragam dengan pilihan yang berlimpah tapi dengan biaya yang murah. Ketiga, kemampuan perusahaan China menggunakan keuanggulan biayanya dengan menawarkan produk-produk khusus dengan cara Recombinative Innovation, yakni menciptakan sesuatu yang baru, atau memperbaiki model yang lama dengan mengkombinasikan gagasan yang sudah ada dengan teknologi dan diatawarkan dengan harga yang murah. Perushaan China juga berhasil menciptkan Disruptive yaitu bahwa hasil dari inovasi biaya sering kali produk ataupun jasa yang sebelumnya terlihat luar biasa (Inferior) di mata para pemain yang sudah ada di pasar terutama bagi para incumbent, justru harganya lebih terjangkau dan mudah dipakai ketimbang yang sudah ada dalam portfolio produk incumbent (Istilah Disruptive-sebuah istilah yang dipopulerkan oleh Clayton Christensen dalam bukunya yang sangat terkenal The Innovator’s Dilemma). Dengan cara ini perusahaan-perusahaan China bisa bersaing dengan keras dengan pesaingnya yang telah mendapatkan marjin yang tinggi dengan teknologi tinggi. Perusahaan China dapat menawarkan kepada konsumen pilihan barang yang sangat beragam dan variasi. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kisah sukses perusahaan-perusahaan China, Anda dapat membaca buku yang berjudul Dragons At Your Door, How Chinese Cost Innovation Is Disrupting Global Competition, Penulisnya Ming Zeng dan Peter J. Williamson, penerbit Harvard Business School Press 2007, tebal 236 halaman plus. Mengenai buku ini juga pernah dibahas di Harian Kompas, 1 Juli 2007, oleh Roy Goni-Staf Pengajar Pemasaran Fakultas Ekonomi Unika Atma Jaya Jakarta.

Inovasi India Septo Indarto

Inovasi India Septo Indarto Saat ini India dikenal sebagai Negara yang banyak menciptakan prestasi tinggi di dunia ilmu pengetahuan dan dunia teknologi. Kemampuan tersebut didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia India yang mempunyai keahlian dalam pengembangan inovasi teknologi. India saat ini merupakan Negara yang menciptakan bakat-bakat jenius yang mampu bersaing di tingkat dunia, India telah berhasil membuktikan diri kepada dunia internasional bahwa Negara mereka mampu menciptakan sumber daya manusia yang mampu menciptakan perubahan besar dengan cara menciptakan prestasi besar di dunia ilmu pengetahuan dan di dunia teknologi. Ini adalah bukti dari kerja keras pemerintah India yang secara terus menerus mendukung program kebijakan pendidikan untuk menciptakan tenaga ahli untuk mampu bersaing di tingkat dunia. India saat ini sedang mencatat prestasi besar dalam bidang luar angkasa, Negara ini sedang mengirim pesawat antar planet yang bernama pesawat Mangalyaan, jika sesuai rencana pesawat ini akan mendarat di planet Mars. India akan menjadi Negara Asia pertama yang berhasil mengirimkan pesawat ke planet Mars dan menjadi nomer empat di dunia, hal ini tidak terlepas dari kerja keras Indian Space Research Organisation yang terus melakukan upaya penelitian dan pengembangan tanpa kenal lelah. Pesawat Mangalyaan dikirim ke planet Mars untuk kepentingan penelitian, yaitu untuk mengetahui kenapa planet Mars tidak mampu mendukung kehidupan. Planet Mars adalah planet yang dekat dengan bumi dan dikenal sebagai planet merah. Hal yang paling membuat kagum adalah biaya yang diperlukan tidak terlalu mahal hanya menghabiskan dana sekitar US$ 100 juta, hal ini dikarenakan penelitian memerlukan sumber daya dana dan sumber daya manusia, tetapi India mampu melakukannya dengan baik. Sumber dana penelitian memang tidak sebanyak yang dimiliki NASA dalam mengerjakan proyek-proyek luar angkasa, tetapi para ilmuwan India mempunyai tantangan yang sangat besar ketika dana yang dimiliki sangat terbatas mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam mensukseskan program tersebut. Mereka bekerja keras dan terus menciptakan inovasi-inovasi tanpa henti untuk menciptakan teknologi yang canggih tetapi dengan dana yang efisien, anggaran yang kecil berarti harus melaksanakan efisiensi dalam menjalankan proyek-proyek ini. Disinilah tantangannya, semangat kerja keras dan team work yang kuat adalah kuncinya. Para ilmuwan menjawab semua tantangan yang dihadapi, berpikir keras dengan rencana yang matang. Mereka tidak mau menyerah, karena ini menyankut reputasi mereka sebagai ilmuwan, apalagi proyek ini membawa nama Negara ke tingkat internasional. Mereka mencari banyak cara untuk menciptakan pesawat antar planet dengan biaya yang terjangkau yang telah ditetapkan. Kerja keras yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa. Dedikasi ilmuwan yang mengerjakan proyek ini sangat luar biasa, mereka bahu membahu satu sama lain untuk mensukseskan proyek ini. Akhirnya India berhasil menjadi Negara kedua setelah China yang berhasil mengirim pesawat ke luar angkasa untuk kepentingan dunia ilmu pengetahuan dan dunia teknologi. Nama India menjadi berkibar dalam dunia astronomi.

Inovasi Akan Selalu Lahir Septo Indarto

Inovasi Akan Selalu Lahir Septo Indarto Ketika manusia mulai menciptakan peradaban baik dilihat dari kacamata sejarah yang dibagi menjadi dua jaman: Yang pertama, era prasejarah dimana manusia belum mengenal tulisan dan yang kedua, era sejarah dimana manusia telah mengenal tulisan. Tetapi dikedua era tersebut selalu lahir inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan kualitas peradaban, jika tidak tidak mungkin manusia akan mampu menciptakan berbagai macam kebutuhannya dan selalu tidak puas dengan keadaan saat ini dan terus melakukan inovasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Manusia adalah makhluk yang diberikan kecerdasan akal oleh Tuhan Yang Maha Esa, tanpa kecerdasan akal akan sangat sulit bagi manusia untuk menciptakan sebuah peradaban yang disesuaikan dengan zamannya. Peradaban muncul karena kemampuan manusia dalam berpikir dan kemudia membangun hasil pemikirannya menjadi aksi yang nyata. Sejak zaman dahulu manusia sudah mengamati kehidupan di alam, dan mampu bertahan disegala medan, hal ini disebabkan manusia mempunyai akal. Dalam sejarah kita mengenal peradaban-peradaban besar, seperti peradaban Mesir Kuno, Yunani Kuno dan juga Romawi Kuno. Di era tersebut manusia telah mencapai prestasi yang luar biasa. Bangsa Mesir Kuno mampu menciptakan pyramid, bangsa Yunani Kuno sudah mampu menciptakan pemikiran filsafat modern yang menhadi standar pemikiran modern di Eropa, peradaban Romawi Kuno telah mampu menciptakan kekuatan militer yang hebat dan mampu menguasai semua wilayah Eropa. Semua itu lahir secara bertahap dan melalui proses yang panjang. Kegemaran manusia dalam berpikir kemudian diteruskan dalam tradisi menulis dan melahirkan perpustakaan. Tulisan menjadi alat untuk mengekpresikan pemikiran-pemikiran yang lahir dan kemudia di simpan dalam perpustakaan sebagai pusat informasi yang mampu menampung pemikiran-pemikiran yang lahir di era tersebut. Perpusatakaan sudah sejak lama dan berumur ribuan tahun menjadi tempat penyimpanan berbagai macam informasi yang dibutuhkan untuk dibaca-digali-diolah menjadi informasi yang mencerdaskan. Kita bisa melihat di era masa lalu perpusatakaan dijadikan sebagai tempat untuk menyimpan berbagai macam informasi. Dalam peradaban modern, perpustakaan tetap menjadi tempat menyimpan berbagai macam informasi baik yang berasal dari masa lalu dan saat ini, manusia modern menggunakan internet untuk mencari informasi. Google.com sebagai mesin pencari telah menjadi standar pencarian informasi. Google.com berhasil menghubungkan pengguna internet dengan jutaan website yang dibutuhkan pengguna hanya dengan mengetikan kata kunci yang kita ketik. Ini adalah sebuah revolusi teknologi yang lahir dari inovasi yang dilakukan oleh Larry Page dan Sergey Brin. Google bukan hanya telah memberikan informasi dengan mudah tetapi telah menciptakan komunitas dunia teknologi untuk menciptakan inovasi yang lebih baik untuk mencerdaskan kehidupan umat manusia. Ketika Presiden Amerika John F. Kennedy berpidato akan mengirim manusia ke bulan, semua orang dibuat sangat kaget. Kemudian setiap orang bertanya apakah kita mampu? Mampu untuk melakukan hal itu? Di era Presiden Kennedy berkuasa itu merupakan suatu lompatan keajaiban bagi umat manusia. Presiden Kennedy tidak menjual impian tetapi memberikan bukti nyata, Amerika berhasil mengirim manusia ke bulan. Dalam melakukan hal itu Presiden Kennedy telah melakukan pemikiran yang matang karena dia sudah melihat kemampuan inovasi Amerika sudah mampu melakukannya. Ini bukan sekedar impian, ini adalah lompatan besar yang mampu membuka ilmu pengetahuan mengenai alam semesta, inovasi-inovasi baru yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan mengenai luar angkasa berkembang dengan pesat sampai saat ini. Manusia ingin mengetahui dengan rasa ingin tahu yang banyak mengenai alam semesta, awalnya pejabat NASA tidak yakin dengan keinginan sang presiden. Para staf NASA bekerja keras untuk mewujudkan hal itu, tanggal 20 Juli 1969, Amerika berhasil mendaratkan Apollo 11 di bulan. Inovasi teknologi memberikan bukti nyata untuk menciptakan kreativitas jangka panjang.

Strong leader is Leader that Has Vision Septo Indarto

Strong leader is Leader that Has Vision Septo Indarto Nowadays we often see on television , hear on the radio and reading magazines and newspapers that many of the company’s organizational restructure and change management manager who has long led the company for many years . Perhaps you are wondering why all this happen so fast ? Why many companies are replacing their manager and look for a new manager from outside the organization of their company ? The answer corporate organizations looking for a strong leader who has the vision to anticipate changes in business very fast and dynamic . We are where all the speed and moves in a short time , all organizations must adopt companies with rapid changes that occur outside the corporate organization . These are things that we will meet every corporate organization . You can see the company Yahoo and Microsoft continue to hunt down the right people to become leaders in their corporate organization and you see how Google continues to develop talented employees and has great vision on the future development of technology to continue working . It is imperative and can not be delayed any longer . We are moving in the world that are all connected to the internet technology , you can set the course of the company’s organization within the company , using a PC and a Tablet PC and smart phone . Such a thing had never imagined in the past at all , but this time it has become a work culture . You work when all the changes into the motor of corporate organizations , people will continue to look and listen to what you say , what your actions and what you plan in the future . Business media such as Fortune , Forbes , Bloomberg etc will continue to watch your step and declare what action you are to the world , are you ready with all that will happen and people will judge your actions in running a business , whether you be an honest leader or your leaders are not honest ? What are the steps you are going to change the culture and performance of the company towards a better direction . You will continue to be highlighted by the media , a positive step and negative step you will continue to be viewed , recorded and commented upon . This will determine the performance of the company . What you are capable of overcoming a difficult time when the competition in a very brutal competition ready to take you in victory and defeat . You ready to be a winner and be a failure . The media will continue to see every moment of your gait . The world today is a place that is not friendly to anyone who is ready to become a leader , the world will continue to test you , where your courage , whether you are a failure or a success ? We can see Nelson Mandela without knowing the words to give up keep fighting and working to fight for equality between blacks and whites for more than 27 years , he continued to see the future even though he was in prison , she gives great hope for the people of South Africa that the unity of the people of Africa South is the thing that will happen in the future , more and more challenges in prison . Nelson Mandela more productive , more universal way of thinking . Thought must go on even though he had to fight Nelson Mandela from prison . He taught the unity of vision that is supported by the values ​​of humanity . In a life we often hear that life is like a wheel and keep spinning , spinning gives you the space to grow , spin to be bigger than ever before , turning to give you time to see what steps you ‘ve done as an ingredient to ponder whether your steps are correct or not and how you can quickly create new measures to create greater change . One thing you should always remember never give up to the challenge , if you give up then you are ready to lose and it will make you become more quality does not mean , you’re a leader when thousands and even millions of people want to see you move your current and future steps coming .

Sunday, March 6, 2016

Industri Kreatif dan Pariwisata Septo Indarto

Industri Kreatif dan Pariwisata Septo Indarto Perkembangan industri kreatif akan terus berkembang, pola pemasaran pun terus berkembang dengan mengembangkan metode-metode baru. Tetapi ada satu hal yang harus kita perhatikan dengan jeli, bahwa industri kreatif dapat mendukung pertumbuhan pariwisata, saat ini semua Negara terus mengembangkan industri kreatif mereka untuk meningkatkan pertumbuhan industri pariwisata, masyarakat dilinatkan dalam program tersebut sehingga menjadi pemain dan dapat menciptakan lapanngan kerja yang pada akhirnya akan menciptakan kemakmuran bagi penduduk setempat dan meningakatkan penerimaan devisa untuk Negara. Sebagian besar pelaku industri kreatif berada diantara umur 15-40 tahun, mereka adalah kelompok muda yang kreatif dan mempunyai ide-ide yang brilian untuk dikembangkan menjadi sebuah konsep. Konsep tersebut harus dijadikan sebagai aksi nyata dengan menciptakan barang dan jasa yang dapat dijual kepada konsumen dan mendapat kesan yang positif sehingga dapat dikembangkan lagi menjadi barang dan jasa yang lebih baik kualitasnya dan dikembangkan lagi menjadi yang lebih berkualitas. Indonesia sebagai Negara terbesar di Asia Tenggara mempunyai potensi yang besar dalam mengembangkan industri kreatif karena mempunyai generasi muda yang produktif dan memiliki jiwa inovasi, hal ini harus segera dikembangkan, karena mereka adalah kelompok yang sadar akan kemajuan teknologi, kelompok muda Indonesia adalah kelompok yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan selalu mengikuti perkembangan zaman, khususnya mengikuti perkembangan teknologi informasi, mereka bukan saja mampu menyesuaikan diri tetapi juga mampu memberikan nilai lebih dengan menciptakan program-program aplikasi pendukung untuk komputer, PC Tablet dan juga smartphone, bahkan mereka bisa mengembangkan banyak bisnis yang mempunyai nilai lebih. Ini harus segera diperhatikan. Riset David McClelland, jumlah total wirausaha di Indonesia hanya berjumlah tidak lebih dari 1,2 % dari penduduk Indonesia yang berjumlah 245 juta. Hal ini memberikan gambaran bahwa masih sangat sedikit orang Indonesia yang berprofesi sebagai pengusaha dan masih sedikit diantara mereka yang terjun dalam industri kreatif. Indonesia adalah Negara dengan potensi yang luar biasa untuk dikembangkan industri kreatifnya. Dukungan modal dari lembaga keuangan dan pembangunan infrastruktur adalah hal yang mutlak yang harus segera dilakukan. Pemerintah Indonesia tidak boleh terlambat dalam mengembangkan industri kreatif, karena banyak sekali yang bisa dikembangkan di Indonesia. Indonesia dikenal bukan hanya sebagai Negara dengan sumber daya alam yang melimpah tetapi mempunyai penduduk dengan demografi yang produktif terbanyak saat ini, ini adalah peluang yang harus dikembangkan tidak boleh disia-siakan. Indonesia harus cepat bergerak dalam mengembangkan potensi industri kreatifnya. Pmerintah Indonesia harus melihat bahwa besarnya nilai dari industri kreatif sangat besar dan pertumbuhannya akan terus tinggi, Inodnesia mempunyai semua kekuatan itu yang terletak kepada generasi muda. Industri kreatif akan terus tumbuh dan berkembang diseluruh dunia, hal ini diperkirakan akan terus berkembang dengan pertumbuhan sebesar 5% pertahun pada tahun 2000 dari nilai sebesar USD 2,2 triliun akan menjadi USD 6,1 triliun pada tahun 2020. Ini adalah potensi yang sangat besar sekali. Industri kreatif berkembang maka hal itu bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia, karena para wisatawan yang datang akan melihat produk-produk unggulan yang dikemas dengan unik dan menarik serta mempunyai nilai lebih untuk di beli. Para wisatawan juga akan melihat kemajuan yang telah kita capai sambil menikmati pemandangan alam. Pemasaran yang kreatif juga diperlukan untuk menarik minat para wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia. Pemasaran kreatif bisa dilakukan melalui jaringan internet, seperti menawarkan program wisata selama seminggu dan wisatawan diajak untuk tinggal dan membuat kerajinan dengan masyarakat setempat. Pariwisata akan dijalankan sebagai program yang sangat menarik dan wisatawan akan merasa puas dan mempunyai pengalaman yang indah dan tidak bisa dilupakan dalam hidup mereka ketika mereka melakukan perjalanan wisata ke Indonesia. Menciptakan roadmap industri pariwisata harus dilihat dari semua aspek, mulai dari infrastruktur yaitu bandara hingga hotel untuk menginap, pelayanan konsumen yaitu bagaimana melayani konsumen dalam hal ini para wisatawan dapat dilayani denga baik kebutuhan-kebutuhan mereka selama di Indonesia. Semua itu harus dibangun secara bersamaan dan dijalankan dengan konsisten. Indonesia menawarkan pengalaman yang unik bagi banyak wisatawan dari seluruh dunia, Indonesia harus terus membangun infrastruktur untuk mendukung industri pariwisata, sehingga para wisatawan akan merasa nyaman ketika berkunjung ke Indonesia karena hal itu berkaitan dengan aspek pelayanan. Di India, Ananya Bhattacharya berhasil membangun industri kreatif yang melibatkan warga sekitarnya untuk meningkatkan kemakmuran mereka dari industri pariwisata. Dia dikenal sebagai Social Entrepreneur, dia berhasil memberikan contoh bagaimana memelihara budaya dan mempunyai peranan penting bagi perkembangan perekonomian di beberapa daerah di India. Pada tahun 2000, dia bekerjasama dengan masyarakat terpinggirkan untuk menggalakan ekonomi kreatif. Dia mulai mengembangkan industri kreatif bersama masyarakat. Sejumlah warisan budaya seperti alat tiup, nyanyian dan alat tiup dipelihara dan dikembangkan untuk dijadikan ekonomi kreatif yang mempunyai nilai lebih. Dia ingin mengembangkan bahwa budaya bisa memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat yang dikemas dalam industri kreatif. Komunitas ini mampu menjangkau hingga 5.000 seniman rakyat. Komunitas ini bernama Banglanak.com. Pada tahun 2005 pendapatan masyarakat dalam komunitas ini mendapatkan USD 10 perbulan , kemudian meningkat menjadi USD 250 perbulan pada tahun 2013. Ada pertumbuhan dalam kegiatan ekonomi kreatif dan pertumbuhan berjalan secara bertahap sehingga masyarakat dapat merasakannya tanpa meninggalkan warisan budaya yang telah ada sejak ribuan tahun. Saat ini komunitas tersebut banyak aktif di berbagai pameran diseluruh dunia untuk mendatangkan para wisatawan untuk berkunjung ke India.